RZK – Madu Lacta

PERTUMBUHAN SI KECIL BERGANTUNG PADA PENGARUHNYA ASI

Bunda harus tahu, apa saja sih manfaat pengaruh nya ASI untuk si kecil ya Bun…

Sebelum nya ada juga loh Bun hasil penelitian tentang manfaat pengaruh ASI untuk si kecil, Bunda bisa baca di bawah ini

Pertumbuhan dan perkembangan bayi yang diberikan ASI Eksklusif berbeda dengan pertumbuhan dan perkembangan bayi yang tidak diberikan ASI Eksklusif. Dengan jumlah sampel 30 bayi, maka didapatkan bayi yang diberikan ASI Eksklusif 15 bayi (50%) dan bayi yang tidak diberikan ASI Eksklusif 15 bayi (50%). Dengan pemberian ASI Eksklusif pada bayi didapatkan rata-rata berat badan bayi (9,83 kg), sedangkan rata-rata berat badan bayi yang tidak diberikan ASI Eksklusif (10.06 kg). Dari hasil uji didapatkan p (0,680) > 0,05 dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh pemberian ASI Eksklusif terhadap berat badan bayi. Dengan pemberian ASI Eksklusif pada bayi didapatkan rata-rata panjang badan bayi (76,97 cm), sedangkan rata-rata panjang badan bayi yang tidak diberikan ASI Eksklusif (77,70 cm). Dari hasil uji didapatkan p (0,786) > 0,05 dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh pemberian ASI Eksklusif terhadap panjang badan bayi. Dengan pemberian ASI Eksklusif pada bayi didapatkan rata-rata lingkar kepala bayi (43,06 cm ), sedangkan rata-rata lingkar kepala bayi yang tidak diberikan ASI Eksklusif (43,46 cm). Dari hasil uji didapatkan p (0,657) > 0,05 dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh pemberian ASI Eksklusif terhadap lingkar kepala bayi.
Dari kuisioner yang diberikan didapatkan hasil bahwa (96,7%) perkembangan bayi sesuai dengan umur bayi, dan (3,3%) perkembangan bayi tidak sesuai dengan umur bayi. Dari hasil uji didapatkan p value (0,326) > 0,05 dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh ASI Eksklusif terhadap perkembangan bayi.

MADU LACTA

Madu Lacta adalah ramuan herbal yang diformulasikan untuk :

  • Bantu melancarkan ASI
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh Ibu & bayi
  • Menjaga kualitas ASI
  • Membantu Meningkatkan perkembangan otak bayi

Madu Lacta juga mengandung Ekstrak Daun Katuk dan Madu Ajwa lhoo …

Daun Katuk Memiliki Kandungan Laktagogum dan Prolaktin yang tinggi, sehingga dapat membantu meningkatkan dan melancarkan ASI.

Kurma Ajwa memiliki kandungan yang dapat meningkatkan hormon prolaktin dan asam amin esensial yang bermanfaat untuk tingkatkan dan menjaga kualitas ASI.

Ada efektifitas sebelum dan sesudah mengkonsumsi buah kurma terhadap kelancaran ASI pada ibu menyusui 0-40 hari. Ada efektifitas sebelum dan sesudah mengkonsumsi daun katuk terhadap kelancaran ASI pada ibu menyusui 0-40 hari.

Ada perbedaan efektifitas sesudah pemberian daun katuk dan sesudah pemberian buah kurma terhadap kelancaran ASI pada ibu menyusu, dimana pemberian daun katuk lebih efektif dalam meningkatkan kelancaran ASI dibandingkan pemberian buah kurma.

Karena Madu Lacta mengandung memiliki kandungan dari Ekstrak Daun Katuk dan Madu Ajwa sehingg dapat meningkatkan kelancaran ASI.

Daun katuk Memiliki Kandungan Laktagogum dan Prolaktin yang tinggi, sehingga dapat membantu meningkatkan dan melancarkan ASI.

Sedangkan Kurma Ajwa memiliki kandungan yang dapat meningkatkan hormon prolaktin dan asam amin esensial yang bermanfaat untuk meningkatkan dan menjaga kualitas ASI.

Madu Lacta sudah dapat izin dari BPOM, MUI dan KEMENKES

Tuh mereka sudah membuktikan nya Bun dari mengkonsumsi nya Madu Lacta. Kalau Bunda, kapan mau membuktikan nya juga?

Konsumsi Minyak Zaitun Bisa Cegah 5 Penyakit Ini

Konsumsi Minyak Zaitun Bisa Cegah 5 Penyakit Ini

Minyak zaitun atau olive oil kerap dianggap sebagai minyak tersehat yang memiliki segudang manfaat baik bagi kesehatan tubuh. Dari segi medis, minyak zaitun juga berkhasiat dalam mencegah penyakit-penyakit tertentu. Berikut manfaat minyak zaitun dalam mencegah berbagai macam penyakit!

Manfaat Minyak Zaitun dalam Mencegah Berbagai Macam Penyakit

Minyak zaitun merupakan minyak alami yang diekstraksi dari buah zaitun. Minyak baik yang satu ini mengandung 24 persen lemak jenuh, omega-6, serta asam lemak omega-3. Selain asam lemak omega-3, minyak zaitun mengandung asam oleat yang sangat sehat, yang diyakini mampu membantu tubuh dalam mengurangi peradangan.

Minyak zaitun mengandung banyak lemak baik dibanding dengan minyak lainnya. Dalam satu kapsul minyak zaitun mengandung sekitar 11 gram lemak tak jenuh tunggal, serta 1 gram lemak tak jenuh ganda. Di samping itu, jika dilihat perbandingannya dibanding dengan minyak biasa lainnya, minyak biasa hanya mengandung 0,1 gram lemak tak jenuh tunggal, serta 0,25 gram lemak tak jenuh ganda.

Bisa dikatakan bahwa minyak zaitun memiliki 5-10 kali jumlah lemak baik yang diperlukan oleh tubuh. Ini sejumlah penyakit yang bisa dicegah dengan mengonsumsi minyak zaitun:

Kolesterol Tinggi

Manfaat minyak zaitun yang pertama adalah dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Minyak zaitun mengandung campuran antioksidan yang mampu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), serta mempertahankan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh. Jika ingin mencoba manfaat yang satu ini, kamu bisa mengonsumsi minyak zaitun sebanyak dua kapsul per hari. Jika tidak suka dengan rasanya, kamu bisa mencampurkannya dengan salad.

Penyakit Jantung

Kandungan polifenol dalam minyak zaitun berperan dalam mencegah penyakit jantung. Dengan mengonsumsi sebanyak empat kapsul minyak zaitun setiap hari, mampu mencegah terjadinya serangan jantung. Selain rutin mengonsumsi minyak zaitun, kamu dapat menjaga kesehatan organ jantung dengan konsumsi air mineral, berhenti merokok, kurangi asupan lemak dan garam, kelola stres dengan baik, rutin berolahraga, serta menjaga berat badan ideal.

Tekanan Darah Tinggi

Minyak zaitun berperan dalam mengontrol tekanan darah yang dapat berujung pada tekanan darah tinggi serta penyakit jantung. Selain mengonsumsi minyak zaitun, menjaga tekanan darah normal dapat dilakukan dengan konsumsi makanan sehat bergizi seimbang, berolahraga, berhenti merokok dan konsumsi alkohol, serta lakukan cek tekanan darah secara rutin.

Kanker

Dengan melakukan pola makan sehat disertai dengan mengonsumsi minyak zaitun mampu meningkatkan kadar antioksidan di dalam tubuh, yang mampu mencegah timbulnya kanker. Meski dinilai baik, manfaat minyak zaitun yang satu ini masih perlu penelitian lebih lanjut.

Stroke

Selain rutin mengonsumsi minyak zaitun setiap hari. Stroke dapat dicegah dengan menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan berat badan, berolahraga secara rutin, serta menghentikan kebiasaan merokok.

Minyak Zaitun Bisa Cegah Obesitas

Selain mencegah penyakit, minyak zaitun juga bisa mencegah obesitas. Minyak zaitun aman dikonsumsi semua orang, karena tidak menambah berat badan, serta dapat mencegah obesitas. Kandungan antioksidan tinggi pada minyak zaitun dapat membantu pengolahan lemak dalam tubuh yang dapat berdampak baik dalam menjaga berat badan.

Kenali Manfaat Minyak Zaitun bagi Kesehatan Tubuh

Kenali Manfaat Minyak Zaitun bagi Kesehatan Tubuh

Kamu tentu pernah dengar anjuran untuk mengganti minyak goreng biasa dengan minyak zaitun karena lebih sehat, bukan?  Ya, selama ini minyak zaitun atau olive oil memang dianggap sebagai minyak yang menyehatkan dan memiliki segudang manfaat. Namun, apa saja manfaat minyak zaitun bagi kesehatan tubuh?

Minyak zaitun merupakan minyak yang terbuat dari ekstraksi buah zaitun, yang memiliki kandungan omega 6 dan asam lemak omega 3. Namun, asam lemak yang paling banyak terkandung dalam minyak zaitun adalah asam oleat yang sangat baik bagi tubuh, dan telah lama diyakini dapat mengurangi peradangan.

Jika dibandingkan dengan minyak kelapa sawit, kandungan asam lemak tak jenuh pada minyak zaitun cenderung lebih tinggi, sehingga bisa dikatakan lebih baik bagi tubuh. Lebih jelasnya, berikut beberapa manfaat minyak zaitun bagi kesehatan:

1. Menurunkan Kolesterol

Salah satu manfaat utama yang didapatkan dari konsumsi minyak zaitun adalah menurunkan kolesterol dalam darah. Hal ini karena minyak zaitun mengandung campuran antioksidan yang dapat menurunkan kolesterol buruk (LDL), sekaligus mempertahankan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh.

2. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Kandungan polifenol dalam minyak zaitun dapat membantu turunkan risiko penyakit jantung, bahkan mencegah terjadinya serangan jantung. Kendati demikian, bukan berarti dengan banyak-banyak mengonsumsi minyak zaitun dapat membuat kamu terbebas dari penyakit jantung, ya.

Kamu tetap perlu mengimbanginya dengan memiliki pola makan sehat, rutin berolahraga, istirahat yang cukup, dan menghindari stres. Jika mengalami gangguan kesehatan.

3. Mengontrol Tekanan Darah

Mengonsumsi minyak zaitun secara rutin setiap harinya akan membantu kontrol tekanan darah. Itulah sebabnya minyak ini sangat baik untuk dikonsumsi pengidap hipertensi yang ingin mengontrol tekanan darah. Tekanan darah yang terkontrol dengan dapat menurunkan risiko berbagai penyakit, termasuk penyakit jantung.

4. Mencegah Kanker

Kombinasi pola makan sehat dengan menambah asupan minyak zaitun dapat meningkatkan kadar antioksidan dalam tubuh. Perlu diketahui bahwa antioksidan dapat membantu menangkal radikal bebas, yang juga dapat  berdampak baik dalam pencegahan kanker. Meski demikian, diperlukan penelitian lebih lanjut terkait hal ini.

5. Mencegah Obesitas

Masih soal antioksidan, kandungan antioksidan yang cukup tinggi dalam minyak zaitun dapat membantu pengolahan lemak dalam tubuh. Hal ini tentu akan berdampak baik dalam menjaga berat badan dan mencegah obesitas. Terlebih jika diimbangi dengan pola makan sehat dan olahraga rutin.

Itulah berbagai manfaat minyak zaitun bagi kesehatan tubuh, sangat banyak sekali bukan.? yuk jaga kesehatan kita semua dengan rutin mengonsumsi minyak zaitun.

Apa Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan?

Apa Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan?

Minyak zaitun kaya akan antioksidan. Lemak utama yang dikandungnya merupakan asam lemak tak jenuh tunggal yang dianggap sebagai lemak sehat. Antioksidan dalam minyak zaitun dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan sel yang dapat menyebabkan berbagai kondisi kesehatan dan penyakit.

Minyak zaitun ekstra virgin memang lebih pahit. Namun, rasa pahit tersebut menunjukkan kualitas terbaik, yang dapat membantu mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas. Jika terlalu banyak radikal bebas menumpuk, maka dapat menyebabkan stres oksidatif. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan sel dan mungkin memainkan peran dalam pengembangan penyakit tertentu, termasuk jenis kanker tertentu. Berikut beberapa manfaat minyak zaitun lainnya:

1. Mengurangi Kemungkinan Penyakit Kardiovaskular

Minyak zaitun merupakan sumber utama lemak dalam makanan Mediterania. Orang yang mengonsumsi minyak zaitun dapat memiliki usia harapan hidup yang lebih tinggi, termasuk kemungkinan lebih rendah meninggal akibat penyakit kardiovaskular dibandingkan dengan orang yang menjalani diet lain.

2. Mencegah Sindrom Metabolik

Sindrom metabolik merupakan suatu kondisi yang ditandai oleh sekelompok faktor risiko yang meningkatkan risiko penyakit, termasuk obesitas tekanan darah tinggi, dan kadar gula darah tinggi. Minyak zaitun dalam makanan Mediterania dapat mencegah meningkatnya fitur sindrom metabolik dan memproduksi kolesterol baik.

3. Mengurangi Risiko Depresi

Minyak zaitun dapat membantu melindungi sistem saraf dan dapat berguna untuk mengobati depresi dan kecemasan. Diketahui bahwa orang yang makan lemak trans (yang merupakan lemak tidak sehat pada makanan cepat saji dan makanan yang dipanggang) lebih cenderung mengalami depresi daripada mereka yang mengonsumsi lemak tak jenuh, seperti minyak zaitun.

4. Mencegah Risiko Kanker

Zat dalam minyak zaitun dapat membantu mengurangi risiko kanker payudara. Minyak zaitun mengandung zat yang dapat membantu mencegah kanker kolorektal. Tes laboratorium telah menemukan bukti bahwa antioksidan dalam minyak zaitun dapat membantu melindungi tubuh dari peradangan, kerusakan oksidatif, dan perubahan epigenetik.

5. Mencegah Penyakit Alzheimer

Memasukkan minyak zaitun dalam makanan dapat membantu mencegah penyakit Alzheimer. Ini mungkin karena dampak perlindungannya pada pembuluh darah di otak. Minyak zaitun mengandung kaya oleocanthal yang dapat membantu memperlambat atau menghentikan perkembangan alzheimer. Oleocanthal merupakan senyawa fenolik yang terjadi dalam minyak zaitun extra virgin.

6. Baik untuk Kesehatan Hati

Molekul dalam minyak zaitun dapat membantu mencegah atau memperbaiki kerusakan hati. Terutama berkat kandungan asam oleat dan senyawa fenoliknya tampaknya membantu mencegah peradangan, stres oksidatif, resistensi insulin, dan perubahan lain yang dapat menyebabkan kerusakan hati.

7. Baik untuk Kesehatan Jantung

Dengan mengonsumsi minyak zaitun setiap hari dipercaya bisa mencegah terjadi serangan jantung. Selain itu, kemungkinan risiko kamu mengalami penyakit jantung dapat menurun. Agar penggunaan minyak zaitun lebih tepat untuk mencegah penyakit dan menjaga kesehatan.

Menyimpan dan Menggunakan Minyak Zaitun
Untuk penyimpanan terbaik, minyak zaitun yang dibeli dengan kemasan botol tertutup sebaiknya disimpan di tempat sejuk dan gelap. Dengan begitu minyak akan tetap bagus selama sekitar dua tahun. Namun, tentu saja sebaiknya minyak zaitun digunakan lebih cepat dari itu. Karena ditemukan bahwa kadar antioksidan dalam minyak zaitun akan turun tajam setelah 12 bulan dalam penyimpanan, bahkan di bawah kondisi penyimpanan terbaik.